Jumat, 12 Juni 2015

Sempat Terjatuh sebelum Cetak Hattrick SEA Games

Rini Budiarti (Kanan)/Foto: Antara
Rini Budiarti (Kanan)/Foto: Antara
SINGAPURA - Rini Budiarti mencetak hatrik pada SEA Games setelah kembali meraih medali emas pada nomor 3.000 meter halang rintang. Dia mencatatkan prestasi tersebut di lintasan lari Stadion Nasional, Singapura, Jumat (12/6/2015).
Atlet asal DKI Jakarta itu sebelumnya meraih medali emas nomor sama pada SEA Games 2011 di Palembang dan SEA Games 2013 di Myanmar. Meski mencetak hattrik, Rini belum mampu membukukan rekor seperti yang diharapkan sebelum berangkat ke Singapura.
"Ya, memang sudah tiga kali berturut-turut. Tapi yang di sini penuh perjuangan karena sempat jatuh. Setelah itu saya sempat goyang," kata Rini Budiarti usai menyelesaikan perlombaan.
Pelari kelahiran Gunung Kidul, Yogyakarta , 22 Januari 1983 itu sejak awal lomba langsung berada di depan. Hanya saja saat memasuk putaran keempat sempat terjadi insiden karena harus terjatuh. Beruntung jarak dengan atlet dibelakangnya cukup jauh.
Rini yang merupakan atlet senior Indonesia tetap tenang meski sempat terjatuh dan terus berlari mengitari lintasan lari. Ia akhirnya finis pertama dengan catatan waktu 10 menit 20,40 detik dan berhak mendapatkan medali emas.
Medali perak direbut atlet asal Vietnam, Nguyen Thi Phuong dengan catatan waktu 10 menit 32,61 detik dan medali perunggu diraih atlet asal Filipina, Jessica Lunn Barnard dengan catatan waktu 10 menit 36,90 menit.
"Target pribadi memang belum tercapai karena ada kejadian yang tidak diinginkan. Tapi saya telah berusaha memberikan yang terbaik," kata atlet berusia 32 tahun itu.
Rekor SEA Games nomor 3000 ribu halang rintang memang masih dipegang Rini dengan catatan waktu 10 menit 0,58 detik yang diciptakan pada SEA Games 2011 di Palembang. Dengan demikian, catatan rekor hingga saat ini belum berubah.

Mayweather Sr Tertawa Ditantang Khan

Mayweather Sr tertawa ditantang Khan (Foto: AFP)
Mayweather Sr tertawa ditantang Khan (Foto: AFP)
LAS VEGAS – Rencana pertarungan antara Amir Khan melawan Floyd Mayweather Jr nampaknya belum tentu jadi kenyataan. Ayah dari petinju berpaspor Amerika Serikat itu, yakni Floyd Maywether Sr menilai rencana duel Khan melawan anaknya tak masuk akal.
Dalam beberapa waktu terakhir nama Khan memang mencuat sebagai kandidat lawan yang bakal dihadapi The Money sebelum akhirnya memutuskan pensiun September 2015. Bahkan, petinju asal Inggris itu dikabarkan sudah menyetujui perjanjian personal dengan pihak Mayweather.
“Dia (Mayweather Jr) sedang menikmati masa-masa kemenangannya atas Manny Pacquiao. Saya tak pernah mendengar adanya penawaran dari mereka (pihak Khan) mengenai duel tersebut,” papar Mayweather Sr, seperti dimuat Boxing Scene, Jumat (12/6/2015).
“Namun jika memang ada tawaran itu, maka apakah Anda yakin bahwa anak saya akan benar-benar serius menghadapinya. Dia tak lebih hebat dari seorang Manny Pacquiao. Jadi, saya hanya dapat tertawa sambil membaca koran mengenai rencana pertarungan itu,” tuturnya.
(fmh)

Tiga Pekan Krusial Red Bull

Tiga pekan ke depan menjadi pekan-pekan krusial untuk Red Bull (Foto: AFP)
Tiga pekan ke depan menjadi pekan-pekan krusial untuk Red Bull (Foto: AFP)
MONTREAL – Tak seperti Formula One (F1) 2014, Red Bull banyak mengalami kesulitan di F1 2015. Baik Daniel Ricciardo atau Daniil Kvyat, tak pernah memenangi podium sejauh ini dan tim pun mengubah kekuatan unit mesin Renault guna mengatasi masalah yang ada.
Konsultan Red Bull, Helmut Marko memberikan tenggat waktu tiga pekan sebagai batasan untuk melihat perkembangan mobil RB11. 21 hari yang krusial untuk tim yang pernah dibawa Sebastian Vettel juara empat kali beruntun.
“Ada beberapa perkembangan yang datang, tapi kami harus sabar. Dalam waktu tiga pekan dari sekarang, kami seharusnya tahu apakah proyek baru bekerja atau tidak,” kata Marko sebagaimana diwartakan situs resmi F1, Sabtu (13/6/2015).
Kekuatan mesin Renault Red Bull, merupakan salah satu masalah terbesar tim saat ini. Namun berkaca pada kecepatan dan kekuatan Ferrari, Marko percaya Red Bull dapat melakukan hal yang sama untuk mengejar dominasi Mercedes.
“Kami tahu kelemahan kami ada di mesin mobil, kekuatan mesin. Kami mencoba untuk beradaptasi dengan downforce yang sangat rendah dan settingan sayap yang rendah, tapi ada batasan yang bisa Anda raih dari hal tersebut,” papar Marko.
“Ferrari menunjukkan kemungkinan untuk mengejar (Mercedes) saat musim berjalan, dan Renault kini menyadari apa yang bisa mereka lakukan,” sambungnya.
(fmh)

Musim Depan, Arsenal Kuasai Premier League

Musim depan, Arsenal bakal kuasai Premier League (Foto: AFP)
Musim depan, Arsenal bakal kuasai Premier League (Foto: AFP)
LONDON – Mesut Ozil membeberkan keyakinannya terhadap peluang Arsenal merengkuh gelar Premier League musim depan. Meski begitu, gelandang serang Timnas Jerman itu juga sangat berharap bahwa skuad The Gunners tak mengalami kesialan layaknya musim ini.
Seperti diketahui, penampilan Arsenal sepanjang musim kompetisi 2014-2015 memang bisa dibilang tak terlalu mengesankan. Selain harus tersingkir prematur di ajang Capital One Cup dan Liga Champions secara prematur, perjalanan Arsenal di Premier League juga sempat labil lantaran banyaknya pemain mereka yang mengalami cedera.
Meski begitu, Alexis Sanchez dan kolega tetap mampu finis di peringkat tiga di bawah Chelsea dan Manchester City. Selain itu, Arsenal juga mampu mempertahankan gelar FA Cup usai membantai Aston Villa di partai puncak.
“Kami mendapatkan kesialan dengan masalah berbagai pemain yang mengalami cedera di musim ini. Akan tetapi, musim depan kami mampu memenangi Premier League dan melangkah lebih jauh di Liga Champions,” ucap Ozil, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (12/6/2015).
“Untuk pertama kalinya dalam hidup saya harus berhadapan dengan cedera serius. Sepertinya, ini menjadi konsekuensi dari bermain di banyak pertandingan tanpa istirahat di sepanjang tahun,” sambung eks pemain Real Madrid itu.
“Saya senang dengan performa kami di paruh kedua. Saya ingin menunjukkan kepada semuanya bahwa saya sudah kembali. Memenangi Piala FA berarti merupakan tahun yang sukses, jadi saya bangga memenanginya lagi musim ini,” imbuhnya.
(fmh)
Frank Cappuccino, Wasit Legendaris Tinju Meninggal Dunia
Yanu Arifin
Selasa, 9 Juni 2015 − 11:04 WIB
Frank Cappuccino Wasit Legendaris Tinju Meninggal Dunia
Frank Cappuccino, wasit yang memimpin duel Mike Tyson vs Michael Spinks 1988 lalu, menghembuskan nafas terakhirnya. | Daily Mail
PHILADELPHIA - Tinju dunia sedang berkabung. Wasit legenda, Frank Capcino 'Cappuccino' menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (8/6/2015) waktu setempat atau Selasa (9/6/2015) WIB.

Dilansir Fightnews, Cappuccino yang besar di Kensington, Philadephia, meninggal di usia 86 tahun. Duka mendalam jelas dirasakan keluarga wasit legenda tersebut setelah bulan lalu, Vic Capcino, kakak dari Frank, juga pergi menghadap Tuhan.

Cappuccino sudah berkarier sebagai wasit tinju selama lima puluh tahun sejak 1958. Meski sempat menjajal sebagai petarung dan merebut gelar, pria yang lahir pada 7 Februari 1929 itu lebih sukses sebagai penengah di atas ring.

Tercatat, 100 pertarungan memperebutkan gelar sudah ia pimpin selama berkarier. Hebatnya, sebagian besar pertarungan tersebut berlabel mega duel.

Empat duel terbesar yang kini selalu dikenang seluruh pcinta tinju, adalah salah satu duel yang dipimpin Cappuccino. Duel tersebut adalah pertarungan antara Mike Tyson vs Michael Spinks dalam perebutan gelar WBC dan WBA, 1988. Lalu duel Lennox Lewis vs Shannon Briggs untuk gelar WBC. Kemudian duel tinju kelas menengah antara Bernard 'The Alien' vs Carl Daniels, Februari 2002 dan duel Mickey Ward vs Arturo Gatti tiga bulan berselang.

Dedikasi Cappuccino di atas ring juga berbuah manis untuk pribadinya. Dia terpilih sebagai Boxing Hall of Fame New Jersey dan Boxing Hall of Fame Pennsylvania sebagai wasit legendaris. Tak hanya itu, sosoknya sebagai pengadil yang tegas juga membawanya ikut merambah ke layar kaca dalam film bioskop, Rocky V tahun 1990 lalu.

source: http://sports.sindonews.com/read/1010530/50/frank-cappuccino-wasit-legendaris-tinju-meninggal-dunia-1433822560

Karier di Timnas Berantakan, Owen Salahkan Capello

(Foto: AFP/Odd Andersen)
(Foto: AFP/Odd Andersen)
LONDON – Mantan pemain Liverpool dan Manchester United, Michael Owen, mengutarakan rasa kecewanya kepada Fabio Capello. Owen menilai, kariernya di Timnas Inggris berantakan semenjak Capello menjadi arsitek Tiga Singa.
Seperti dikabarkan Mirror, Sabtu (13/6/2015), Owen pada saat itu mengincar rekor sebagai pencetak gol terbanyak untuk Timnas Inggris. Namun keinginannya tersebut gagal diwujudkan sejak kehadiran Don Fabio – julukan Capello.
“Saya memiliki perjalanan yang cukup mulus untuk memecahkan rekor itu, saya sempat berpikir pada titik tertentu saya akan memecahkannya,” ujar pemain yang menimba ilmu di Liverpool tersebut.
“Tapi, karier internasional saya harus terhenti tidak lama sejak Fabio Capello ditunjuk sebagai manajer,” tambah pemain yang pernah membela Newcastle United.
Sebagai informasi tambahan, gol terakhir Owen untuk Inggris terjadi pada tahun 2007. Sejatinya ia masih siap mengabdi untuk The Three Lions hingga 2013, sayangnya ia bukan menjadi pilihan utama semenjak kehadiran striker seperti Wayne Rooney.
Fabio Capello sendiri menangani Inggris sejak 2008 hingga 2012. Pada masa-masa itulah Owen tidak lagi menjadi pilihan sang arsitek. Performa Owen yang jauh menurun juga menjadi salah satu faktor terdepaknya pemain yang memutuskan pensiun pada 2013 itu.
Selama 10 tahun membela Inggris (1998-2008), Owen telah membukukan caps sebanyak 89 kali dan mencetak 40 gol.
(fmh)

Chelsea Buru Bek Napoli dan Atletico

Ghoulam dibidik Chelsea (Foto: reuters)
Ghoulam dibidik Chelsea (Foto: reuters)
LONDON – Chelsea ingin memperbaiki sektor bek kiri yang pada musim lalu diisi oleh Filipe Luis dan Cesar Azpiliqueta yang kurang optimal. Pemain Napoli Faouzi Ghoulam pun seperti diberitakan, Forza Italia Football, Sabtu (13/6/2015), diinginkan oleh Jose Mourinho.
Akan tetapi, usaha London Biru untuk mendatangkan Ghoulam tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Pasalnya, mantan arsitek dia di Napoli yakni Rafael Benitez, yang kini melatih Real Madrid, juga menginginkan jasa pemain Aljazair tersebut.
Chelsea tetap berada di garis terdepan soal perburuan Ghoulam. The Blues menjadi satu-satunya klub yang berani mengeluarkan mahar sebesar 15 juta euro yang diminta Napoli. Pemain berusia 24 tahun itu baru 18 bulan bermain untuk Partenopei.
Musim 2014-2015, Ghoulam tampil memukau dengan catatan 38 kali merumput di semua kompetisi. Di Serie A, dia tampil sebanyak 21 kali dan membawa tim finis di urutan lima.
Ghoulam memulai karier profesionalnya bersama klub Prancis, Saint-Etienne, sebelum dibeli oleh Napoli pada 2014. Sejatinya, sebelum memilih untuk membela Aljazair, dia pernah menjadi pilar tim junior Prancis.
(fmh)

Mercedes Harus Balikkan Kepercayaan Hamilton

Mercedes harus segera balikkan kepercayaan Hamilton (Foto: AFP)
Mercedes harus segera balikkan kepercayaan Hamilton (Foto: AFP)
LONDON – Mantan pembalap Formula One (F1), David Coulthard, menyatakan insiden pit stop di Grand Prix (GP) Monaco yang terjadi dengan tim Mercedes masih akan diingat jelas oleh Lewis Hamilton, khususnya menjelang GP Kanada akhir pekan ini. Untuk itu, ia menilai Mercedes harus secepatnya membalikkan kepercayaan pembalap Inggris itu.
Sebagaimana diketahui, sempat terjadi insiden saat Mercedes meminta Hamilton untuk masuk pit stop. Namun gara-gara strategi itu, posisi Hamilton yang sebelumnya berada di paling depan malah direbut oleh Nico Rosberg dan Sebastian Vettel. Alhasil, pembalap 30 tahun itu hanya mampu mengakhiri balapan di posisi ketiga.
“Lewis akan datang ke Kanada dengan mengetahui seberapa cepat kecepatan yang ia miliki. Tapi akan membutuhkan waktu untuk menyembuhkan dan membangun kembali kepercayaannya kepada tim,” kata Coulthard, seperti yang dimuat Motorsport.com, Kamis (4/6/2015).
Pria 44 tahun itu mengungkapkan tim Mercedes harus selalu bertanggung jawab dengan arahan yang diberikan pada pembalapnya. Menurutnya, apabila pembalap kecewa hingga sudah meragukan arahan yang diberikan, maka itu akan berisiko.
“Saat di kesempatan lain Mercedes berbicara melalui radio dan mengarahkan Lewis untuk masuk ke dalam pits, berharap saja dia mau memberikan respons yang baik,” jelas mantan pembalap Red Bull itu.
(fap)

Vettel Dua Kali Lebih Pintar dari Alonso

Vettel dua kali lebih cerdas dari Alonso (Foto: AFP)
Vettel dua kali lebih cerdas dari Alonso (Foto: AFP)
MONTREAL – Pembalap tim Ferrari, Sebastian Vettel, mengatakan sebuah pernyataan mengejutkan mengenai Fernando Alonso. Ya, pria berkebangsaan Jerman itu mengaku dua kali lebih pintar dibandingkan Alonso.
Pernyataan itu muncul seusai Vettel terlibat insiden kecil dengan Alonso kala mentas di Formula One (F1) seri Kanada. Yang mana, pembalap 27 tahun itu terlihat hampir menabrak mobil Alonso ketika keluar dari pit-stop.
“Saya sadar ketika Anda berada tepat di depan Fernando, maka Anda harus dua kali lebih pintar darinya. Sebab, ia takkan memberikan sedikit pun jarak agar Anda tetap berada di depannya,” jelas Vettel, seperti dilaporkan Autosport, Senin (8/6/2015).
“Beruntungnya, saya dapat melakukan itu. Saya mampu dua kali lebih pintar darinya, dan menjauhkan diri dari kejaran Fernando yang tampil cukup baik saat balapan tadi,” lanjut juara dunia F1 empat kali tersebut.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Gilles Villeneuve itu sendiri dimenangi oleh Lewis Hamilton dengan raihan waktu 1 jam 31 menit 53. 145 detik. Sementara Vettel harus puas menyudahi race di posisi kelima dengan terpaut 49.9 detik dari pembalap asal Inggris tersebut.
(fmh)

F1 Mulai Membosankan

F1 mulai membosankan (Foto: AFP)
F1 mulai membosankan (Foto: AFP)
MONTREAL – Pembalap tim Ferrari, Kimi Raikkonen, menilai ajang Formula One (F1) sudah mulai membosankan untuk disaksikan. Pembalap asal Finlandia itu memberi saran kepada para petinggi ajang balap Jet Darat itu.
Seperti diketahui nilai jual F1 memang mengalami penurunan dalam beberapa musim terakhir. Terlebih, banyaknya sejumlah tim besar yang memutuskan untuk mundur dari F1 lantaran tak mendapatkan keuntungan karena biaya terlalu tinggi di ajang tersebut.
Melihat hal tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Raikkonen. Ia pun menyarankan kepada pihak F1 untuk dapat mencari solusi guna memperbaiki sistem balapan yang disajikan.
“Ketika pertama kali saya berada di ajang ini, semua serba cepat dan menarik untuk selalu disaksikan. Namun, itu semua sudah sangat lama terjadi,” ucap Raikkonen, seperti dilansir Motorsport, Jumat (12/6/2015).
“Kami mengharapkan sebuah mobil dengan power yang sangat liar, tetapi mereka (para petinggi F1) hanya ingin balapan ini berjalan lebih lambat. Dan itu sangat tak tercermin terhadap apa yang menjadi tujuan utama ajang ini diciptakan,” lanjut juara dunia F1 satu kali itu.
“Saya yakin ada yang harus mereka lakukan saat ini agar para penonton tetap berada di bangkunya pada setiap musim. Itu hanya akan terjadi jika mereka mengubah balapan ini seperti dahulu, dengan ditambah sedikit adegan ekstrem,” tutupnya.
(fmh)

Meski Jadi yang Tercepat, Aleix Espargaro Kurang Puas

Aleix Espargaro menjadi yang tercepat dalam FP2 GP Katalunya (Foto: MotoGP.com)
Aleix Espargaro menjadi yang tercepat dalam FP2 GP Katalunya (Foto: MotoGP.com)
MONTMELO – Latihan hari pertama, Jumat 12 Juni 2015, di GP Katalunya merupakan raihan positif buat pembalap tim Suzuki, Aleix Espargaro. Pembalap berusia 25 tahun itu dibuat semringah dengan mesin baru yang dipasok Suzuki dan membuatnya mencuat jadi nomor satu dalam FP2.
“Mesin adalah sesuatu yang bagus. Kami biasanya tertinggal dari (Alvaro) Bautista, dan sekarang kami unggul. Ini bagus, tapi kami butuh lebih. Setelah lima bulan, Suzuki bekerja dengan sangat keras,” kata Espargaro, seperti dikutip Crash, Sabtu (13/6/2015).
“Hal yang aneh adalah, power delivery jadi lebih baik. Karakter mesin jauh berbeda. Saat mereka membawa mesin baru, saya sedikit takut. Terkadang, itu terlalu agresif. Semua berubah dari elektronik hingga rem. Kami masih butuh waktu untuk memahami,” lanjutnya.
Berada di urutan tiga saat FP1, Espargaro mengamuk di sesi selanjutnya dengan menjadi yang tercepat. Pembalap asal Spanyol itu unggul 0.28 detik dari Marc Marquez yang menghuni posisi dua. Layout yang berkelok-kelok menjadi andalan motor Suzuki GSX-RR.
“Tidak lebih baik. Buat kami, lebih mudah membuka throttle tapi tetap tidak lebih baik. Tapi, top speed jadi lebih baik,” lanjutnya.
(fmh)

Bos Honda Ikut Terkena Efek McLaren

Yasuhisa Arai (kiri) memaklumi kolaborasi Honda-McLaren yang belum berjalan baik (Foto: AFP)
Yasuhisa Arai (kiri) memaklumi kolaborasi Honda-McLaren yang belum berjalan baik (Foto: AFP)
MONTREAL – McLaren melakukan langkah berani pada perhelatan Formula One (F1) 2015 dengan mengubah mesin Mercedes ke Honda. Hasillnya pun tak sesuai harapan, karena baik Jenson Button maupun Fernando Alonso kesulitan memacu mobil hingga garis finis, akibat kegagalan mesin Honda berasimilasi dengan McLaren.
Hingga saat ini, McLaren baru mengoleksi empat poin dan jauh dari harapan pecinta McLaren melihat kejayaan masa lalu saat menggunakan mesin Honda. Perhitungan tim meleset karena saat ini aturan F1, menerapkan mesin V6 dari sebelumnya V8.
Meski masih kesulitan menemukan mesin mobil yang terbaik, bos Honda, Yasuhisa Arai melihat hal positif. Yakni pembelajaran untuk dijadikan bekal guna mengembangkan mesin Honda ke depannya.
“Semua fans dan tim serta kolega, banyak orang ingin berada di puncak podium. Tapi mereka paham situasi saat ini, dan dari perlombaan pertama hingga ke Kanada, ada kurva pembelajaran yang meningkat,” kata Arai kepada F1i, Sabtu (13/6/2015).
“Jadi mereka paham, tapi tentu saja mereka tidak puas dengan hasil ini, karena kami memiliki sejarah besar dengan McLaren. Semuanya ingin merasakan hal yang sama (seperti masa lalu), jadi saya juga merasakan tekanan besar,” sambungnya.
(fmh)

Bilic Balik ke Inggris dengan Status Berbeda

Rabu, 10 Juni 2015 | 02:02 WIB
AFP PHOTO / DIMITAR DILKOFF Manajer baru West Ham United, Slaven Bilic.
LONDON, KOMPAS.com - West Ham United menunjuk Slaven Bilic sebagai manajer baru pada Selasa (9/6/2015). Bilic menggantikan posisi Sam Allardyce yang kontraknya tidak diperpanjang.

Ini adalah kedua kalinya Bilic kembali ke West Ham. Namun, pada kesempatan pertama, Bilic berstatus sebagai pemain West Ham pada periode 1996-1997.

"Saya sangat senang bisa kembali ke West Ham. Kompetisi Premier League merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Ini sebuah kesempatan besar dan Anda harus bersaing dengan kemampuan terbaik," kata Bilic.

"Saya mengenal West Ham sebagai klub yang spesial. Saya suka segala sesuatu mengenai klub ini. West Ham merupakan klub besar dan ada sesuatu yang spesial tentang klub ini," lanjut Bilic.

Semenjak memulai karier sebagai pelatih, Bilic belum sekalipun menangani klub Inggris. Bilic mengawali karier kepelatihan saat menangani Hajduk Split (2001-2002), Kroasia U-21 (2004-2006), Kroasia (2006-2012), Lokomotiv Moskwa (2012-2013), Besiktas (2013-2015).

Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor : Okky Herman Dilaga
Sumber: West Ham United

Calo Jual Tiket Singapura Vs Indonesia Rp 1,9 Juta!

Kamis, 11 Juni 2015 | 19:22 WIB
DOK. SEA GAMES 2015 Logo SEA Games 2015.
Laporan langsung wartawan Kompas.com, Ary Wibowo, dari Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com
- Tiket pertandingan cabang olahraga sepak bola penyisihan Grup A SEA Games 2015 antara Singapura dan Indonesia pada Kamis (11/6/2015), ludes terjual. Hal itu pun membuat para calo berkeliaran di sekitar kompleks Stadion Jalan besar, Singapura.

Singapura dan Indonesia akan memainkan laga hidup-mati agar dapat lolos ke semifinal. Indonesia berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan poin enam, unggul selisih gol dari Singapura di posisi ketiga.

Dengan begitu, Indonesia hanya butuh hasil imbang untuk memastikan satu tempat di empat besar. Sementara itu, Singapura harus menang jika tak ingin menganggung malu di hadapan pendukungnya sendiri.

Krusialnya laga ini akhirnya membuat tiket pertandingan ludes terjual. Melalui situs resminya, panitia SEA Games menyatakan tiket laga Indonesia dan Singapura sudah habis terjual sejak Rabu (10/6/2015) malam.

Pantauan Kompas.com, sebelum pertandingan berlangsung, beberapa calo tiket terlihat di sekitar stadion. Harga yang dijual oleh mereka pun sangat tinggi yakni 200 dollar Singapura atau sekitar Rp 1,9 juta.

Padahal, tiket resmi pertandingan babak penyisihan grup cabang sepak bola SEA Games hanya 11 dollar Singapura (sekitar Rp 100.000) per tiket. Bahkan, dengan membeli sekaligus minimal empat tiket, penonton bisa mendapatkan potongan harga menjadi 9 dollar (sekitar Rp 85.000) per tiket.

Beberapa suporter yang tidak mendapatkan tiket pun terlihat mencoba mencari tiket yang dijual oleh para calo. Namun, begitu tahu harga yang ditawarkan selangit, mereka mengurungkan niat dan lebih memilih menyaksikan pertandingan tersebut di kafe-kafe terdekat.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ary Wibowo
Editor : Jalu Wisnu Wirajati

Indonesia Jangan Larut dalam Euforia! Sekarang Fokus Hadapi Thailand

Kamis, 11 Juni 2015 | 23:30 WIB
KOMPAS.com / Okky Herman Dilaga Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso (kiri).
SINGAPURA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso, meminta pasukannya tak terlalu larut dalam euforia setelah menang 1-0 atas Singapura pada laga terakhir penyisihan grup dalam ajang SEA Games 2015. Dia meminta Evan Dimas dan kawan-kawan fokus menyiapkan diri menghadapi Thailand pada babak semifinal.

"Lupakan kemenangan dari Singapura untuk bisa lebih fokus menghadapi Thailand pada semifinal," ujar Aji seusai timnas Indonesia mengalahkan Singapura 1-0 (0-0) di Stadion Jalan Besar Singapura, Kamis (11/6/2015) malam.

Menurut dia, kemenangan lawan Singapura sangat penting bagi Indonesia karena hal itu menentukan apakah timnas lolos ke babak semifinal. Namun, Thailand merupakan lawan yang harus segera diatasi di tengah pemulihan tenaga yang hanya 24 jam.

Terkait kemenangan timnya yang lolos ke semifinal, Aji mengatakan, hal tersebut dilalui dengan pertandingan yang menegangkan dan cukup berat, baik bagi Indonesia maupun Singapura. Namun, terlepas dari kemenangan itu, Aji mengaku sangat diuntungkan dengan tidak turunnya Irfan Fandi di sektor penyerang Singapura pada babak pertama. Padahal, ia sebelumnya sangat memperhitungkan kehadiran pemain itu, yang dengan postur tingginya kerap bermain efektif menyambut bola-bola atas.

"Kami memantau tiga pertandingan Singapura, pemain jangkung nomor 17 (Irfan Fandi) memiliki kemampuan bola-bola atas, dan kami diuntungkan karena ia tidak diturunkan pada babak pertama," kata Aji.

Terlepas dari jumlah pemain Singapura yang berkurang menjadi 10 pemain pada menit ke-66, Aji melihat penguasaan bola timnya cukup bagus pada pertandingan itu.

"Pemain tampil cukup disiplin, meski sektor pertahanan harus dibenahi sebelum melawan Thailand," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Singapura, Aide Iskandar, mengakui bahwa tim Indonesia bermain lebih baik. Selain itu, kartu kuning kedua yang diterima pemain belakangnya cukup berpengaruh terhadap skema permainan timnya.

"Para pemain Singapura sudah berupaya maksimal pada pertandingan ini, meski hasilnya memang tidak menguntungkan bagi tim. Tim Indonesia bermain lebih baik malam ini," katanya.

Timnas Indonesia akan tampil pada semifinal melawan juara Grup A, Thailand, di Stadion Nasional Singapura pada Sabtu (13/6/2015). Dengan hasil itu, Indonesia berusaha kembali merealisasikan emas SEA Games setelah selalu gagal pada partai final dalam dua penyelenggaraan pesta olahraga se-Asia Tenggara itu.

Editor : Aloysius Gonsaga AE
Sumber: Antara

Vidal Debut, Spanyol Menang atas Kosta Rika

Jumat, 12 Juni 2015 | 05:25 WIB
AFP PHOTO / CESAR MANSO Para pemain Spanyol merayakan gol ke gawang Kosta Rika pada laga persahabatan di Leon, Kamis (11/6/2015).
LEON, KOMPAS.com - Spanyol meraih kemenangan 2-1 atas Kosta Rika pada laga persahabatan di Stadion Municipal Reino de Leon, Leon, Kamis waktu setempat atau Jumat (12/6/2015) dini hari WIB.

Pada laga ini, pelatih Vicente del Bosque menurunkan pemain baru Barcelona, Aleix Vidal. Vidal menjadi debutan ke-57 yang dipercaya Del Bosque sejak melatih Spanyol.

Namun, debut Vidal justru diawali dengan tidak baik. Pertandingan baru berjalan enam menit, gawang Spanyol yang dijaga David de Gea sudah bobol oleh gol Johan Venegas.

Beruntung, keunggulan Kosta Rika tak bertahan lama. Memasuki menit kedelapan, Spanyol berhasil menyamakan skor melalui sepakan striker Valencia, Paco Alcacer.

Pada menit ke-30, Spanyol berbalik unggul atas Kosta Rika. Sebuah tendangan jarak dekat Cesc Fabregas usai memanfaatkan umpan Nolito berhasil mengoyak jala Keylor Navas. Skor 2-1 itu bertahan hingga pertandingan berakhir.

Setelah laga kontra Kosta Rika, Spanyol akan menjalani Kualifikasi Piala Eropa 2016 menghadapi Belarus pada Minggu (14/6/2015).

Susunan pemain

Spanyol: 13-David de Gea; 2-Dani Carvajal, 4-Marc Bartra, 15-Sergio Ramos (3-Gerard Pique 58), 14-Juan Bernat; 6-Mikel San Jose (5-Sergio Busquets 75); 17-Aleix Vidal (19-Vitolo 46), 10-Cesc Fabregas (22-Isco 83), 8-Koke (20-Santi Cazorla 60), 12-Nolito (21-David Silva 59); 9-Paco Alcacer

Pelatih: Vicente del Bosque

Kosta Rika: 1-Keylor Navas; 15-Junior Diaz (7-Elias Aguilar 81), 3-Geancarlo Gonzalez, 4-Michael Umana, 19-Roy Miller, 16-Cristian Gamboa; 20-David Guzman (22-Jose Cubero 69), 5-Celso Borges (9-Alvaro Saborio 89); 10-Bryan Ruiz; 24-Johan Venegas (14-Deyver Vega 68), 12-Joel Campbell

Pelatih: Paulo Wanchope

Buffon dan De Silvestri Jadi Korban di Kroasia

Sabtu, 13 Juni 2015 | 05:06 WIB
AFP Penyerang Kroasia Mario Mandzukic (kanan) mencetak gol ke gawang Italia pada laga penyisihan Grup H kualifikasi Piala Eropa 2016 di Split, Jumat (12/6/2015). Mandzukic meluncur dan menghantam lutut kiper Italia Gianluigi Buffon.
KOMPAS.com - Dua pemain Italia menjadi korban saat melakoni matchday keenam Grup H kualifikasi Piala Eropa 2016 di Split, Kroasia, Jumat (12/6/2015) waktu setempat atau Sabtu (13/6) dini hari WIB. Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 itu, Lorenzo De Silvestri dan Gianluigi Buffon mengalami cedera.

De Silvestri, yang merupakan bek kanan Sampdoria, mengalami masalah pada ligamen lutut ketika melakukan penyelamatan krusial. Dia mengeblok tembakan Mateo Kovacic di dalam kotak penalti, yang berujung masalah serius pada lututnya.

"De Silvestri mengalami keseleo pada lututnya, sehingga dia akan kembali ke Genoa untuk menjalani tes bersama klubnya," demikian pernyataan Professor Enrico Castellacci kepada Rai Sport.

"Pergerakan lututnya mengkhawatirkan."

Sementara itu, Buffon pun mengalami gangguan pada lututnya. Penjaga gawang Juventus ini memerlukan jahitan untuk menyembuhkan lukanya.

"Buffon mengalami luka yang buruk di lututnya dan saya perlu melakukan setidaknya 10 jahitan. Insiden itu terjadi saat gol."

Mario Mandzukic mencetak gol Kroasia dari jarak dekat pada menit ke-11. Penyerang Atletico Madrid itu melakukannya dengan cara meluncur tetapi tidak menarik kakinya kembali sehingga menghantam dengan keras lutut Buffon.

Alhasil, Buffon terlihat pincang sepanjang babak pertama. Di paruh kedua, pelatih Antonio Conte menggantikan sang kapten dengan Salvatore Sirigu.

Editor : Aloysius Gonsaga AE
Sumber: Football Italia
KOMPAS.com - Pembicaraan tentang siapa yang terbaik di antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi seperti tak berujung. Ada yang menyebut Messi terbaik dan ada pula yang sebaliknya, termasuk bek Real Madrid asal Portugal, Pepe.

Menurut Pepe, Ronaldo jauh lebih sempurna dibandingkan dengan Messi. Alasan Pepe, kompatriotnya tersebut bisa bermain menggunakan kedua kakinya dengan sama bagusnya.

"Aku lebih suka Cristiano karena aku yakin dia jauh lebih lengkap daripada Messi. Dia bisa bermain dengan kaki kanan dan kiri," ujar Pepe kepada Globoesporte, Kamis (11/6/2015).

"Terlepas dari apa yang aku pikirkan, mereka adalah dua pemain dengan kualitas hebat. Mereka membuktikan dengan apa yang terjadi setiap tahun."

"Itu juga bagus bagi para penggemar, yang menikmati sepak bola yang mereka mainkan."

Pepe juga berbicara tentang penyembuhan cedera pahanya, yang membuat dia tak bisa bermain penuh pada laga terakhir Los Blancos pada musim ini melawan Getafe tiga pekan lalu.

"Aku berharap sepenuhnya pulih untuk pra-musim. Aku mengalami nasib sial karena cedera pada laga terakhir di Liga, tetapi aku sudah bekerja dengan fisio setiap pagi," ungkapnya.

"Aku merasa lebih baik sekarang dan akan menggunakan dua pekan ke depan untuk mengembalikan kebugaranku menjadi 100 persen serta membuat diriku tersedia untuk pelatih."

Pada musim 2014-15, Ronaldo gagal membawa Madrid meraih satu gelar pun, yang berujung pada pemecatan pelatih Carlo Ancelotti. Sebaliknya, Messi sukses mempersembahkan tiga gelar bergengsi bagi Barcelona, mulai dari Primera Division, Copa del Rey dan ditutup dengan trofi Liga Champions.

VINA DEL MAR, KOMPAS.com - Bolivia menjaga rekor positif ketika berhasil menahan seri Meksiko 0-0 pada lanjutan Grup A Copa America 2015, Jumat (12/6/2015) malam atau Sabtu (13/6/2015) pagi WIB. 
 
Bolivia berhasil memaksakan hasil imbang tanpa gol melawan Meksiko yang lebih diunggulkan dan mendominasi permainan. Jumlah 11 tembakan berbanding 8 menjadi salah satu indikator dominasi Meksiko pada laga tersebut.

Namun, dari total tembakan itu, masing-masing tim hanya melepaskan satu tembakan tepat. Permainan disiplin Bolivia menjadi penyebab kegagalan Meksiko meraih poin penuh pada laga pertamanya. 
 
Dengan hasil imbang ini, Bolivia menjaga rekor tak terkalahkan pada laga pertama Copa America dalam empat penyelenggaraan terakhir. Sejak 2004, Bolivia selalu terhindar dari kekalahan pada laga pembuka. 
 
Pada 2004, Bolivia menahan imbang Peru 2-2. Skor identik terulang pada 2007 ketika berhasil menahan tuan rumah Venezuela. Empat tahun lalu, giliran Argentina yang bertindak sebagai tuan rumah dipaksa bermain 1-1. 
 
Selain menjaga tren positif laga pertama, Bolivia menjaga rekor tak terkalahkan dari Meksiko di Copa America. Pada 1993, El Verde memaksakan hasil imbang tanpa gol melawan El Tri. Pada 1997, di kandang sendiri, Bolivia menang 3-1 atas Meksiko di semifinal.

Kali ini, catatan tak terkalahkan dari Meksiko itu berlanjut. Meski demikian, selepas 1997, Bolivia belum pernah sekali pun lolos dari fase grup Copa America. Hasil imbang melawan Meksiko kali ini, bisa menjadi modal Bolivia memutus tren negatif itu. 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Belanda menguak asa merangsek ke papan atas klasemen sementara Grup A kualifikasi Piala Eropa 2016 setelah menang 2-0 atas tuan rumah Latvia di Stadions Skonto, Riga, Jumat (12/6/2015) malam waktu setempat atau Sabtu (13/6) dini hari WIB. Dua gol kemenangan The Oranje dicetak Georginio Wijnaldum dan Luciano Narsingh.

Tambahan tiga poin pada matchday keenam ini membuat Belanda mengumpulkan total 10 poin. Mereka masih berada di peringkat ketiga, terpaut lima poin dari Islandia, yang berhasil mengalahkan Ceko dengan skor 2-1, sehingga berhak menduduki peringkat teratas (Ceko turun ke urutan kedua dengan raihan 13 poin).

Meskipun diunggulkan, tetapi Belanda sempat kesulitan membobol gawang lawan. Terbukti, hingga babak pertama usai tak ada gol yang tercipta. Padahal, pasukan besutan Guus Hiddink ini mendominasi pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang, seperti yang diperoleh Memphis Depay dan Wesley Sneijder.

Kerja keras Belanda membuahkan hasil di paruh kedua. Pada menit ke-67, Wijnaldum memecah kebuntuan Negeri Kincir Angin ini lewat sontekannya memanfaatkan assist Sneijder. Meskipun mendapat kawalan ketat dari pemain belakang tuan rumah, Wijnaldum bisa mencocor bola ke sisi kiri gawang tanpa bisa dihalau kiper Andris Vanins.

Tak perlu waktu yang lama bagi Belanda untuk menggandakan keunggulan. Hanya empat menit berselang, giliran Narsingh yang mengoyak jala Latvia, memanfaatkan umpan Stefan de Vrij.

Tampaknya Sneijder tak beruntung dalam pertandingan ini sehingga gagal mempersembahkan gol. Bagaimana tidak, dia dua kali tak bisa mencatatkan namanya di papan skor karena dua peluangnya terbentur tiang gawang, tepatnya pada menit ke-20 dan 81.

Sementara itu pada pertandingan lain di grup ini, Turki menang 1-0 atas Kazakhstan. Ini membuat persaingan menuju putaran final di Perancis tahun depan menjadi kian seru lantaran Turki, yang kini di urutan keempat, pun tetap memiliki peluang karena hanya tertinggal dua poin dari Belanda.


Editor : Aloysius Gonsaga AE
Jelang Grand Prix Catalunya 2015
Hasil Latihan Buat Marquez Tersenyum Lagi
Bagusthira Evan Pratama
Sabtu, 13 Juni 2015 − 06:03 WIB
Hasil Latihan Buat Marquez Tersenyum Lagi
Marc Marquez puas dengan penampilannya di latihan pertama Sirkuit Catalunya/ newsonia
BARCELONA - Hasil buruk yang didapatkan Marc Marquez dalam dua balapan terakhir membuat tim Repsol Honda bekerja keras memperbaiki RC213V. Demi merusak dominasi Yamaha, mereka melakukan eksperimen dengan mengganti knalpot dan memperbaiki cengkraman rem belakang.

Sebelumnya Marquez mengaku sulit mempertahankan keseimbangan saat di lintasan. Kini dia sudah lebih baik dan hal itu dibuktikannya pada latihan pertama, Jumat (12/6/2015).

"Knalpot baru lebih oke. Saya bisa mengontrol laju motor menjadi lebih baik," kata Marquez yang dilansir Crash.

"Saya senang dengan kondisi ini. Tapi kami masih harus bekerja keras untuk paruh kedua balapan. Yang saya perhatikan secara detail yakni saat melewati tikungan. Di jalur ini saya harus lebih masuk ke dalam lintasan. Kami sudah lebih baik, tapi perlu mengatasi masalah grip ban yang suka turun," tambahnya.

Pada latihan pertama, Marquez jadi yang tercepat dengan raihan waktu 1 menit 41.808 detik. Sementara di sesi kedua, ia ada diurutan dua dengan perolehan 1 menit 41.443 detik.

(bep)

source: http://sports.sindonews.com/read/1012097/49/hasil-latihan-buat-marquez-tersenyum-lagi-1434132519
Jelang Grand Prix Catalunya 2015
Hasil Latihan Buat Marquez Tersenyum Lagi
Bagusthira Evan Pratama
Sabtu, 13 Juni 2015 − 06:03 WIB
Hasil Latihan Buat Marquez Tersenyum Lagi
Marc Marquez puas dengan penampilannya di latihan pertama Sirkuit Catalunya/ newsonia
BARCELONA - Hasil buruk yang didapatkan Marc Marquez dalam dua balapan terakhir membuat tim Repsol Honda bekerja keras memperbaiki RC213V. Demi merusak dominasi Yamaha, mereka melakukan eksperimen dengan mengganti knalpot dan memperbaiki cengkraman rem belakang.

Sebelumnya Marquez mengaku sulit mempertahankan keseimbangan saat di lintasan. Kini dia sudah lebih baik dan hal itu dibuktikannya pada latihan pertama, Jumat (12/6/2015).

"Knalpot baru lebih oke. Saya bisa mengontrol laju motor menjadi lebih baik," kata Marquez yang dilansir Crash.

"Saya senang dengan kondisi ini. Tapi kami masih harus bekerja keras untuk paruh kedua balapan. Yang saya perhatikan secara detail yakni saat melewati tikungan. Di jalur ini saya harus lebih masuk ke dalam lintasan. Kami sudah lebih baik, tapi perlu mengatasi masalah grip ban yang suka turun," tambahnya.

Pada latihan pertama, Marquez jadi yang tercepat dengan raihan waktu 1 menit 41.808 detik. Sementara di sesi kedua, ia ada diurutan dua dengan perolehan 1 menit 41.443 detik.

(bep)

source: http://sports.sindonews.com/read/1012097/49/hasil-latihan-buat-marquez-tersenyum-lagi-1434132519

Lorenzo Dikejutkan dengan Katalunya

Lorenzo terkejut dengan Katalunya (Foto: reuters)
Lorenzo terkejut dengan Katalunya (Foto: reuters)
MONTMELO – Jorge Lorenzo mengaku terkejut dengan tingkat kesulitan Circuit de Barcelona-Catalunya. Dia juga berusaha positif lantaran mengakhiri sesi latihan hari pertama, Jumat 12 Juni 2015, di posisi tujuh.
Di saat pembalap lain memasang ban belakang yang baru untuk mengunci tempat di 10 besar, Lorenzo justru tetap memercayakan ban lama hingga akhir. Alhasil, pembalap tim Movistar Yamaha itu merosot ke posisi tujuh dari yang tadinya menghuni tempat kedua dalam FP2.
Meski begitu, Lorenzo yakin bisa mengklaim raihan juara yang kali keempat saat mengaspal di Montmelo pada Minggu 14 Juni 2015.
“Trek ini sedikit lebih kompetitif dari tiga sirkuit sebelumnya. Tapi, akhirnya kami bisa melewatinya dan memiliki kecepatan yang bagus. Anda bisa melihat kecepatan dari motor Yamaha lainnya, dan itu tidak sama dengan saya,” kata Lorenzo, seperti diberitakan Crash, Sabtu (13/6/2015).
The Doctor Tercepat di Uji Coba Pramusim MotoGP II 
“Saya membalap dengan baik dan tampil bagus sejak pagi hingga sore soal peningkatan keseimbangan. Saya bisa memertahankan catatan waktu 42.4-42.5 detik dengan ban yang lama. Itu adalah yang penting,” lanjutnya.
Meski menjadi juara di tiga seri terakhir, Lorenzo masih menghuni posisi dua di klasemen sementara dengan catatan 112 poin. Dia hanya tertinggal enam poin dari rekan setimnya, Valentino Rossi, yang menjabat sebagai pemuncak klasemen.
“Tentunya nanti akan menjadi kualifikasi yang ketat, dan di sini Suzuki seakan lebih baik dan mereka memiliki ban soft. Baris pertama lebih mudah di lap pertama, tapi kami berada di baris kedua tapi itu tidak apa-apa,” tutupnya.
(fmh)
Inilah Lawan Terberat Rossi di Barcelona
Bagusthira Evan Pratama
Sabtu, 13 Juni 2015 − 07:00 WIB
Inilah Lawan Terberat Rossi di Barcelona
Valentino Rossi saat bersaing dengan Marc Marquez dan Dani Pedrosa di GP Qatar beberapa waktu lalu/ motoGP
BARCELONA - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi gagal mencatatkan waktu terbaik saat latihan di Sirkuit Catalunya, Jumat (12/6/2015). Pada sesi pertama, Rossi berada di urutan delapan. Lalu di sesi kedua, The Doctor terpental ke peringkat 11.

Hasil itu menjadikan Rossi galau jelang balapan, Minggu (14/6/2015). Menurutnya, banyak pembalap yang bisa menguasai lintasan di Sirkuit Catalunya.

"Dalam satu lap, Honda sangat cepat terutama motor yang dikendarai Marquez, Pedrosa dan juga Crutchlow. Selain mereka Ducati dan Suzuki juga harus diwaspadai. Keadaan itu menuntut kami agar tampil lebih maksimal," kata Rossi yang dilansir Crash, Jumat (12/6/2015).

Sebelumnya Rossi mengeluh soal catatan yang diraihnya saat latihan. Ia khawatir tidak bisa meraih hasil positif pada seri ketujuh musim ini.

"Saya khawatir karena tidak bisa berada di posisi 10 besar (latihan sesi kedua). Jadi saya harap kondisi besok lebih baik agar saya bisa memperbaiki posisi," tuturnya.

Saat balapan nanti, Rossi dituntut untuk finis di posisi terdepan. Jika tidak, tempatnya di puncak klasemen pembalap terancam diserobot Jorge Lorenzo. Saat ini Rossi dengan 118 poin hanya unggul enam angka dari rekan satu timnya tersebut.

(bep)

source: http://sports.sindonews.com/read/1012092/49/inilah-lawan-terberat-rossi-di-barcelona-1434129884
Daftar perolehan medali SEA Games, Sabtu (13/6/2015):
1. Thailand 71 emas, 68 perak, 54 perunggu. Total 193.
2. Singapura 70 62 83 215
3. Vietnam 62 41 50 153
4. Malaysia 38 40 50 128
5. Indonesia 33 41 54 128
6. Filipina 24 29 53 106
7. Myanmar 11 22 25 58
8. Kamboja 1 4 7 12
9. Laos 0 3 14 17
10. Brunei Darussalam 0 0 5 5
11. Timor-Leste 0 0 1 1
(fmh)
Bulu Tangkis Incar Dua Medali Emas Lagi
Yova Adhiansyah
Sabtu, 13 Juni 2015 − 09:34 WIB
Bulu Tangkis Incar Dua Medali Emas Lagi
Tim bulu tangkis Indonesia ternyata masih lapar akan kemenangan. Setelah berhasil merebut medali emas di sektor putra, kini kontingen Merah Putih kembali mengincar dua medali emas di SEA Games XVIII Singapura / Badmintonindonesia
SINGAPURA - Tim bulu tangkis Indonesia ternyata masih lapar akan kemenangan. Setelah berhasil merebut medali emas di sektor putra, kini kontingen Merah Putih kembali mengincar dua medali emas di SEA Games XVIII Singapura.

Pebulutangkis muda Indonesia mulai menunjukkan eksistensinya di SEA Games XVIII Singapura 2015 dengan merebut medali emas setelah mengalahkan Thailand di final dengan skor 3-2. Satu tahap proses regenerasi yang dilakukan PBSI secara tidak langsung mulai menemukan keberhasilan dan ini sekaligus membayar mahal kegagalan atlet tepok bulu merebut juara di ajang BCA Indonesia Super Series Premier 2015.

Pemilihan pemain-pemain muda untuk mengisi skuat bulu tangkis di SEA Games 2015 juga dipandang Chef de Mission kontingen Indonesia di SEA Games 2015, Taufik Hidayat sebagai keputusan yang tepat. Meskipun di beberapa nomor, pemain muda masih belum berhasil menyumbang angka, peraih medali emas bulu tangkis tunggal putra di Olimpiade Athena 2004 menilai ini adalah investasi yang hasilnya dapat dilihat beberapa waktu kedepan.

"Bagus sekali memberikan kesempatan untuk pemain muda. Memang di SEA Games semua untuk negara, tetapi kalau bukan di SEA Games, pemain muda kita kapan lagi dikasih kesempatan? Kan tidak mungkin mereka semua yang muda-muda ini diturunkan di olimpiade? Target di SEA Games memang jadi agak turun, tetapi lihat kedepannya," tutur Taufik, seperti dikutip Badmintonindonesia, Sabtu (13/6/2015).

"Semua butuh proses. Saya harap para pemain jangan menganggap ini jadi beban, memang ada tekanan bermain di nomor beregu, tapi anggaplah ini sebagai tantangan yang memotivasi diri," pungkas Taufik.

Kendati demikian, perjuangan tim bulu tangkis Indonesia belum berakhir. Hari ini atlet tepok bulu terbaik Tanah Air bakal menguras keringat di nomor perorangan dan Indonesia masih mengincar dua medali emas di nomor ini.

Di ganda putra, Angga Pratama berniat mengulang sukses di SEA Games Myanmar 2013 saat berhasil menggigit lempengan emas bersama Rian Agung Saputro. Kini Angga ingin kembali meraih emas bersama pasangan barunya, Ricky Karanda Suwardi. Sementara di ganda campuran, medali emas diharapkan datang dari pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto atau Riky Widianto/Richi Puspita Dili.


(sha)

source: http://sports.sindonews.com/read/1012133/51/bulu-tangkis-incar-dua-medali-emas-lagi-1434162301
As5,Copa Amerika.
3888 V 7120
Mpeg4/Hd/Biss
Sid: 40003 / 9C43
4414 CC24 AA45 1302

Rabu, 10 Juni 2015


Jadwal dan Hasil Athletics atau Atletik SEA Games 2015. Indonesia mengirimkan 14 atlet putra dan dan 9 atlet putri untuk cabang olahraga atletik SEA Games 2015. Cabang olahraga atletik akan dimainkan dari tanggal 6 Juni 2015 hingga 12 Juni 2015.
Jadwal dan Hasil Athletics atau Atletik SEA Games 2015
Jadwal dan Hasil Athletics atau Atletik SEA Games 2015
Inilah Jadwal dan Hasil Athletics atau Atletik SEA Games 2015 :
Sabtu, 6 Juni 2015 di East Coast Park
1. Pukul 16.00 Singapore time. Final – Men’s 20km Walk. Atlet Indonesia : Hendro
Hasil : Hendro (INA) 1:34:23, Xuan Vinh Vo (VIE) 1:38:38, dan Muhammad Khairil Harith Harun (MAS) 1:40:57
2. Pukul 16.00 Singapore time. Final – Women’s 20km Walk. Atlet Indonesia : –
Hasil : Thi Thanh Phuc Nguyen (VIE) 1:45:20, Than Than Soe (MYA) 1:46:57, dan Thi Hich Ha Phan (VIE) 1:48:23
Minggu, 7 Juni 2015 di Kallang Practice Track
1. Pukul 6.00 Singapore time. Final – Men’s Marathon. Atlet Indonesia : Hamdan Syafril Sayuti
Hasil : Rui Yong Guillaume Soh (SIN) 2:34:56 ; Boonthung Srisung (THA) 2:35:09, dan Nguyen Thanh Hoang (VIE) 2:37:10
2. Pukul 6.00 Singapore time. Final – Women’s Marathon. Atlet Indonesia : –
Hasil : Natthaya Thanaronnawat (THA) 3:03:25 ; Mary Joy Tabal (PHI) 3:04:39, dan Thi Thanh Hoang (VIE) 3:07:14
Jadwal dan Hasil Athletics atau Atletik SEA Games 2015
Jadwal dan Hasil Athletics atau Atletik SEA Games 2015
Selasa, 9 Juni 2015 di National Stadium
1. Pukul 9.30 Singapore time. Final – Men’s Hammer Throw. Atlet Indonesia : –
2. Pukul 10.00 Singapore time. Pukul 10.15 Singapore time. Men’s 100m – Men’s Decathlon. Atlet Indonesia : Zakaria Malik
3. Pukul 10.10 Singapore time. Round 1 Heat 1/2 – Women’s 100m. Atlet Indonesia : Serafi Anelis Unani dan Tri Utami
4. Pukul 10.20 Singapore time. Round 1 Heat 2/2 – Women’s 100m. Atlet Indonesia : Serafi Anelis Unani dan Tri Utami
5. Pukul 10.30 Singapore time. Men’s Long Jump – Men’s Decathlon. Atlet Indonesia : Zakaria Malik
6. Pukul 10.35 Singapore time. Round 1 Heat 1/2 – Men’s 100m. Yaspi Boby dan Iswandi
7. Pukul 10.45 Singapore time. Round 1 Heat 2/2 – Men’s 100m. Yaspi Boby dan Iswandi
8. Pukul 10.55 Singapore time. Final – Women’s Hammer Throw. Atlet Indonesia : –
9. Pukul 16.00 Singapore time. Men’s Shot Put – Men’s Decathlon. Atlet Indonesia : Zakaria Malik
10. Pukul 16.05 Singapore time. Final – Men’s Pole Vault. Atlet Indonesia : –
11. Pukul 16.10 Singapore time. Final – Men’s Triple Jump. Atlet Indonesia : –
12. Pukul 16.35 Singapore time. Final – Men’s 5000m. Atlet Indonesia : Agus Prayogo
13. Pukul 17.00 Singapore time. Men’s High Jump – Men’s Decathlon. Atlet Indonesia : Zakaria Malik
14. Pukul 17.05 Singapore time. Final – Women’s 5000m. Atlet Indonesia : Rini Budiarti dan Triyaningsih
19. Pukul 17.59 Singapore time. Final – Men’s 100m. Atlet Indonesia : Yaspi Boby dan Iswandi
20. Pukul 18.00 Singapore time. Final – Women’s 100m. Atlet Indonesia : Yaspi Boby dan Iswandi
21. Pukul 18.10 Singapore time. Men’s 400m – Men’s Decathlon. Atlet Indonesia : Zakaria Malik
JADWAL PERTANDINGAN POLO AIR SEAGAME 2015
ASIA: SEA Games
11.06. 12:30SingapuraMalaysia
11.06. 14:00IndonesiaFilipina
12.06. 17:30MalaysiaFilipina
12.06. 19:00SingapuraThailand
13.06. 17:30FilipinaThailand
13.06. 19:00MalaysiaIndonesia
14.06. 17:30ThailandIndonesia
14.06. 19:00FilipinaSingapura
15.06. 17:30ThailandMalaysia
16.06. 12:30IndonesiaSingapura