Jumat, 12 Juni 2015

Frank Cappuccino, Wasit Legendaris Tinju Meninggal Dunia
Yanu Arifin
Selasa, 9 Juni 2015 − 11:04 WIB
Frank Cappuccino Wasit Legendaris Tinju Meninggal Dunia
Frank Cappuccino, wasit yang memimpin duel Mike Tyson vs Michael Spinks 1988 lalu, menghembuskan nafas terakhirnya. | Daily Mail
PHILADELPHIA - Tinju dunia sedang berkabung. Wasit legenda, Frank Capcino 'Cappuccino' menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (8/6/2015) waktu setempat atau Selasa (9/6/2015) WIB.

Dilansir Fightnews, Cappuccino yang besar di Kensington, Philadephia, meninggal di usia 86 tahun. Duka mendalam jelas dirasakan keluarga wasit legenda tersebut setelah bulan lalu, Vic Capcino, kakak dari Frank, juga pergi menghadap Tuhan.

Cappuccino sudah berkarier sebagai wasit tinju selama lima puluh tahun sejak 1958. Meski sempat menjajal sebagai petarung dan merebut gelar, pria yang lahir pada 7 Februari 1929 itu lebih sukses sebagai penengah di atas ring.

Tercatat, 100 pertarungan memperebutkan gelar sudah ia pimpin selama berkarier. Hebatnya, sebagian besar pertarungan tersebut berlabel mega duel.

Empat duel terbesar yang kini selalu dikenang seluruh pcinta tinju, adalah salah satu duel yang dipimpin Cappuccino. Duel tersebut adalah pertarungan antara Mike Tyson vs Michael Spinks dalam perebutan gelar WBC dan WBA, 1988. Lalu duel Lennox Lewis vs Shannon Briggs untuk gelar WBC. Kemudian duel tinju kelas menengah antara Bernard 'The Alien' vs Carl Daniels, Februari 2002 dan duel Mickey Ward vs Arturo Gatti tiga bulan berselang.

Dedikasi Cappuccino di atas ring juga berbuah manis untuk pribadinya. Dia terpilih sebagai Boxing Hall of Fame New Jersey dan Boxing Hall of Fame Pennsylvania sebagai wasit legendaris. Tak hanya itu, sosoknya sebagai pengadil yang tegas juga membawanya ikut merambah ke layar kaca dalam film bioskop, Rocky V tahun 1990 lalu.

source: http://sports.sindonews.com/read/1010530/50/frank-cappuccino-wasit-legendaris-tinju-meninggal-dunia-1433822560

Karier di Timnas Berantakan, Owen Salahkan Capello

(Foto: AFP/Odd Andersen)
(Foto: AFP/Odd Andersen)
LONDON – Mantan pemain Liverpool dan Manchester United, Michael Owen, mengutarakan rasa kecewanya kepada Fabio Capello. Owen menilai, kariernya di Timnas Inggris berantakan semenjak Capello menjadi arsitek Tiga Singa.
Seperti dikabarkan Mirror, Sabtu (13/6/2015), Owen pada saat itu mengincar rekor sebagai pencetak gol terbanyak untuk Timnas Inggris. Namun keinginannya tersebut gagal diwujudkan sejak kehadiran Don Fabio – julukan Capello.
“Saya memiliki perjalanan yang cukup mulus untuk memecahkan rekor itu, saya sempat berpikir pada titik tertentu saya akan memecahkannya,” ujar pemain yang menimba ilmu di Liverpool tersebut.
“Tapi, karier internasional saya harus terhenti tidak lama sejak Fabio Capello ditunjuk sebagai manajer,” tambah pemain yang pernah membela Newcastle United.
Sebagai informasi tambahan, gol terakhir Owen untuk Inggris terjadi pada tahun 2007. Sejatinya ia masih siap mengabdi untuk The Three Lions hingga 2013, sayangnya ia bukan menjadi pilihan utama semenjak kehadiran striker seperti Wayne Rooney.
Fabio Capello sendiri menangani Inggris sejak 2008 hingga 2012. Pada masa-masa itulah Owen tidak lagi menjadi pilihan sang arsitek. Performa Owen yang jauh menurun juga menjadi salah satu faktor terdepaknya pemain yang memutuskan pensiun pada 2013 itu.
Selama 10 tahun membela Inggris (1998-2008), Owen telah membukukan caps sebanyak 89 kali dan mencetak 40 gol.
(fmh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar